TERTAWA SENDIRI GILA ?

By Dra. Niken Iriani LNH,Msi,Psi, on 10-06-2010 00:44

Views : 259

Favoured : 35

Published in : Arsip Konsultasi Online, Umum

Imeila ( *****mey@g****.com) menulis :

Dari kecil saya memang mempunyai cacat fisik perlakuan orang lain pada saya memang berbeda bahkan keluarga pun cenderung membedakan saya dengan saudara-saudara yang lain oleh karena itu saya menjadi anak yang pendiam, tertutup dan pemalu. bahkan terhadap keluarga saya. Saya selalu enggan menceritakan masalah-masalah yang saya hadapi pada siapapun tidak ada yang mengerti saya tidak ada yang dapat saya ajak bicara, akibatnya sehari-hari saya hanya berdiam diri di kamar. berkomunikasi dengan keluarga hanya seperlunya saja. Akhir-akhir ini saya menyadari kalau setiap saya berdiam diri di kamar lalu memikirkan masalah yang saya hadapi, setelah itu saya menangis yang saya heran setelah menangis saya selalu tertawa dan berbicara yang seolah-olah saya adalah orang lain yang memberi nasehat pada diri saya sendiri. Sampai saat ini kebiasaan saya itu belum hilang kadang saya berpikir apakah saya sudah gila atau saya menderita depresi berat?

Jawaban:

 Halo..terimakasih sudah berkunjung ke OPTIMA, dan saya harus klasik mengatakan : “maaf baru dib alas, semoga masih bermanfaat”..Sdri. Ismi Mey.. Anda tidak gila, sekalipun tertawa sendiri.Bedanya orang gila dengan tidak gila, adalah kesadaran. Anda sadar kok…tetap nyambung kalau diajak ngomong, tetap marah kalau disakiti, tetap ketawa kalo lihat Opera van Java..tetap  malu kalo “tidak sopan”, tetap peduli dan menjaga kebersihan  diri (mandi teratur, tidak dekil dan kumuh dll). Itu artinya anda tidak gila. Kalau depresi, stress atau sediih sekali, itu sangat mungkin. Dengan sedikit kondisi yang anda ceritakan, saya bisa melihat  dan merasakan seberapa  sedihnya anda, seberapa marahnya anda, seperti apa suasana batin dan hati anda..insyaalloh tergambar oleh saya. Namun demikian, kebiasaan itu tidak perlu diperpanjang. Artinya, sekarang saatnya anda melibatkan orang lain dalam mendengarkan suara hati dan menimati hidup. Cari teman dekat, tulis diary, buat sesuatu.. dan itu artinya anda berbicara. Sesungguhnyalah, “terbuka”  adalah awal dari solusi atas permasalahan yang kita hadapi.
Jadi, … terbukalah.. dan  insyaalloh akan anda temui  jawaban atas persoalan anda.

Last update: 10-06-2010 00:44

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Cetak