nuniek (
Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
): permasalahan anak
assalamu alaikum, begini saya punya seorang anak perempuan yg sdh berumur 25 bulan, akan tetapi sampai sekarang belum bisa bicara. mohon petunjuknya dan solusix supaya anak saya segera dapat bisa bicara.
Jumat, 13 Agustus 2010
rani (
Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
): mengelola ketakutan
Slamat malam bu..
Barusan saya baca artikel ibu yg berjudul "Menjadi Tua"
Dan entah kenapa saya merasa bhw tulisan itu amat menyentil hati saya.
Saya rani. Setahun yg lalu saya pernah konsultasi di tempat ibu gara2 saya sering mengalami suatu kecemasan setelah saya sakit karena mengkonsumsi pil pelangsing itu.
Alhamdulillah...sekarang kecemasan itu sudah agak berkurang meskipun terkadang masih muncul, apalagi kala saya mengalami kejadian/teringat akan kejadian yg menakutkan (buat saya) itu.
Bu..
Ketika saya konsultasi dulu, ada satu bagian yg tdk saya ceritakan. Sebenarnya sejak saya berumur mendekati akhir 20an (sekarang saya 33) saya ada sedikit rasa takut dan cemas. Entah kenapa saya takut berkepala 3, 4, dst. Saya takut jadi tua. !ukan takut akan keriput dan nggak oke lagi penampilannya. Tapi lebih takut kalau saya jd sakit. Karena yg saya lihat di sekitar saya, menjadi tua berarti penyakit aneh-aneh itu mulai datang. Ya..mungkin ketakutan saya ini disebabkan krn alhmd masa usia 20 thnan, saya merasa diberi kehidupan yg sempurna dan kesehatan yg prima.
Intinya saya tidak siap untuk sakit bu...
Terus terang saya sdh berusaha untuk menenangkan diri saya dan berusaha untuk pasrah. Tp sulit rasanya. Biasanya rasa cemas dan takut muncul ketika saya dengar cerita seseorang sedang sakit berat.
Bu, terus terang saya amat terganggu dgn ketakutan ini. Bagaimana ya bu cara memaintain semua ini,,
Terima kasih sebelumnya
Rani
Minggu, 25 April 2010
erin (
Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
): -
selamat pagi bu niken... sy seorang ibu punya 2 anak, anak ke2 berusia 6 tahun sekolah kelas 1 SD, masalahnya anak saya itu tidak ada kemauan untuk belajar , motivasinya juga kurang, tidak konsentrasi dan tidak mau tahu pelajaran di sekolah dan hasil midtes anjlok semua , waktu tk pernah test IQ hasilnya rata-rata ,bagaimana cara menanganinya supaya ada motivasi untuk belajar dan menangkap pelajaran di sekolah?
Rabu, 28 Oktober 2009
Guest: Homeschooling (?)
Selamat pagi bu Niken, saya ingin bertanya berkaitan dengan anak kedua saya yang enggan bersekolah hingga usianya yang 7 th sekarang ini. Ketika Tk dulu ia hanya mau beberapa hari bersekolah, utk kemudian ia lebih suka di rumah. di rumah ia akan beraktifitas apa saja, tapi yang paling disukai adalah menggambar. Sebagai ibunya saya khawatir, karena sudah 7 th ia tidak mau bersekolah dan akibatnya juga kemampuan baca tulisnya kurang. Memang kemudian, kami mengundang guru untuk memberinya pelajaran. Tapi bukannya anak tsb suka, malah berulah. Ia sulit sekali dibujuk untuk belajar. kalaupun belajar, hanya beberapa menit. Padahal saya perhatikan gurunya juga sudah kreatif untuk menarik perhatiannya. Terakhir bahkan ia bilang begini ; :kok ya tetap datang ya.." terus terang saya sampai malu pada guru tsb. Lain dari itu, ia juga tidak suka bermain keluar rumah. Kalau diajak pergipun enggan, harus dibujuk dan diiming-imingi ice cream atau sesuatu yang dia suka. Kalau saya nasehati ia selalu bilang : "aku mau kayak bapak... di rumah .. nggambar..". Iya bu, kebetulan suami saya memang seorang pelukis. Tapi ia dulu juga sekolah sampai selesai. Yang kadang-kadang mematahkan semangat saya kadang-kadang bapaknya tidak sepaham dengan saya sehingga sering bilang..'biarin saja, saya dulu juga begitu.." Bagaimana ya bu, apa yang harus saya lakukan. Saya khawatir, adiknya akan ikut-ikutan begitu..Terimakasih bu atas jawabannya.
" Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita. "